Senin, 14 Maret 2011

Lamborghini "Madura" , Ketika Nama Pulau di Indonesia Menjadi Inspirasi Dunia

Anda pastinya tahu mobil sporty mewah dari Lamborghini yang merupakan salah satu perusahaan mobil utama Italia dan juga merupakan induk dari Grup Volkswagen. Perusahaan ini berbasis di Sant’Agata BologneseBolognaItalia. Didirikan tahun 1963 oleh Ferruccio Lamborghini (1916-1993).(wikipedia)

Kecintaan Ferruccio Lamborghini pada banteng memang sudah bukan rahasia lagi. Malahan identitas dasar produk Lamborghini memang selalu pada seputar binatang tangguh ini. Kini Indonesia bisa berbangga hati karena salah satu nama pulau di negeri ini diputuskan menjadi nama salah satu produk Lamborghini yang rencananya baru akan dilepas tahun 2016 mendatang. Ya, produk baru itu diberi nama Lamborghini Madura.

 Sepanjang sejarah Lamborghini, nama-nama produk pabrikan asal Italia ini memang selalu berada di seputar binatang favorit Ferruccio Lamborghini yang konon juga berbintang Taurus. Miura adalah nama jenis banteng Spanyol yang biasanya digunakan untuk acara bullfighting oleh para matador sementara Espada adalah bahasa Spanyol untuk pedang yang juga mengacu pada matador sendiri. Tradisi itu berlanjut hingga Islero, Jarama, Urraco, Jalpa, Diablo, Murciélago, Gallardo, dan Reventón. Hanya ada dua nama dalam jajaran produk Lamborghini yang tidak mengikuti tradisi itu: Countach dan Silhouette.

Baru-baru ini Slavche Tanevsky, seorang mahasiswa di Universitas Munich Applied Sciences, membuat sebuah desain mobil Lamborghini dengan nama Madura. Kata Madura ini bukan lain adalah pulau di Indonesia yang memiliki budaya Karapan Sapi. Memang nama Lamborghini Madura ini diakarenakan terdapat jenis sapi atau banteng dari Madura yang kuat dan dapat berlari cepat yang digunakan untuk Karapan Sapi. Hal ini juga mirip dengan lambang Lamborghini yang berupa Banteng.


Sekilas, Lamborghini Madura ini memang mengingatkan pada Reventón, produk terakhir Lamborghini meski Madura ini terlihat lebih kekar dan agresif terutama bila dilihat dari depan. Desain lampu depan dibuat tipis dan terlihat bahwa yang ingin ditonjolkan justru adalah dua lubang udara yang ada di bawahnya. Dari samping, desain Madura ini terlihat bersih dan hanya menonjolkan bagian roda saja. Bila bagian samping dan depan terlihat bersih maka bagian belakang justru terlihat lebih ‘rumit’ karena penuh dengan sudut tajam dan kisi-kisi mirip pada Murcielago LP 640.


Yang menarik, Lamborghini sepertinya juga mulai ikut peduli pada lingkungan karena kabarnya Lamborghini Madura ini akan menjadi mobil hybrid pertama Lamborghini. Sejauh ini memang belum ada detail jelas dari dapur pacu yang akan dipasang namun sepertinya mesin V12 berkapasitas 6,5 liter yang terpasang pada Reventón tak akan dipergunakan pada mobil hybrid ini. Yang jelas, Slavche Tanevsky memastikan kalau Lamborghini Madura tetap akan membawa DNA produk Lamborghini sebelumnya. Artinya, ramah lingkungan dan hemat bahan bakar namun tetap andal dipakai kebut-kebutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar